Sampai Kapan Kita Sanggup Bekerja?

Manusia memang harus bekerja demi kelangsungan kehidupannya. Dengan bekerja kita akan memperoleh sejumlah imbalan atas apa yang kita kerjakan. Bekerja itu wajib apalagi bagi laki-laki yang harus menanggung beban ekonomi keluarganya. Ada bermacam-macam pekerjaan yang ditekuni orang seperti kantoran, berdagang, penyedia jasa dan lain-lain.

Kalau hari ini, bulan ini atau tahun ini kita masih bekerja tapi bagaimana besok, bulan depan atau tahun depan, apakah kita masih sanggup bekerja?. Tidak ada yang menjamin manusia akan terus sanggup bekerja karena kita sering mengalami keadaan kesehatan yang menurun atau sakit, belum lagi masalah pemutusan hubungan kerja sampai usia kita yang sudah tua.

Kita mungkin masih beruntung memiliki keluarga, saudara dan sahabat yang mau membantu kesulitan kita. Namun sampai kapan?.

Sementara kebutuhan financial keuangan kita tidak berhenti, persoalan financial akan menjadi masalah seumur hidup. Bagaimana bila kita tidak bekerja, atau sedang sakit sementara kebutuhan ekonomi harus terpenuhi.

Banyak orang hanya fokus bekerja, tanpa memikirkan bagaimana membangun aset bisnis yang tepat. Tidak seperti pekerjaan utama kita, membangun aset bisnis ternyata lebih penting sebagai bekal kita dikala sakit dan hari tua.

Dengan membangun aset bisnis, kita sudah mempersiapkan bekal yang cukup sebagai aset kita nanti.

Lalu bagaimana cara membangun aset bisnis yang tepat?

Jika kita punya modal lebih tentu banyak pilihan bisnis yang bisa kita tekuni selain bekerja. Namun bila modal kecil, kita dapat mencoba bisnis Network Marketing atau pemasaran jaringan. Kenapa pemasaran jaringan? karena hanya bisnis ini yang membutuhkan modal sedikit dengan resiko kecil dan peluang pengasilan yang besar.

Robert T. Kiyosaki mengatakan dalam bukunya Rich Dad’s The Business School“For People Who Like Helping People” :

“KEUNGGULAN UTAMA bisnis pemasaran jaringan adalah Anda tetap bisa bekerja dan sekaligus membangun bisnis sendiri secara paruh waktu. Investasi dan resikonya juga jauh lebih KECIL serta tersedia pendidikan dan dukungan yang membimbing Anda untuk meraih kesuksesan. Selain itu, sistem Pemasaran Jaringan adalah PIRAMIDA TERBALIK sehingga puncak kesuksesannya terbuka bagi siapa saja (tanpa memandang jenis kelamin, usia, status, pendidikan, dll). Tidak seperti sistem Korporat Tradisional yang berbentuk Piramida Murni, yang hanya mengijinkan satu orang mencapai puncak perusahaan (dengan syarat dan ketentuan yang berlaku)”.

Category: Renungan
You might also likeclose